Masjid Agung Banten

 

 

Perjalanan Kami lanjutkan …..

ke Masjid Agung Banten. … mengejar Sholat Jum’at

Jalan setapak Perumahan sekitar Masjid

 

makam_zps0pwvwmre

 

masjid_04_zpstvzsjo16

 

Usai Sholat, di Masjid Banten

masjid_03_zpsdvhumirh

 

seusai sholat ….

kami abadikan bangunan” di dalam masjid … ke dalam kamera kami

masjid_05_zpsxkaj1bkf

 

masjid_08_zpsqmgdx2ny

 

orbs yang indah …. menemani kami

masjid_01_zpsusoidwsz

 

 

masjid_11_zpsplfkmoyw

 

Masjid Agung Banten

dibangun pertama kali oleh Sultan Maulana Hasanuddin (1552-1570), sultan pertama Kasultanan Banten yang juga putra pertama Sunan Gunung Jati, Sultan Cirebon. Masjid Agung Banten termasuk salam wilayah Desa Kasemen, Kecamatan Kasemen, Kabupaten Serang, Provinsi Jawa Barat. Bangunan masjid berbatasan dengan perkampungan si sebelah utara, barat, dan selatan, alun-alun di sebelah timur, dan benteng/keraton Surosowan di sebelah tenggara. Masjid Agung Banten dirancang oleh 3 arsitek dari latar belakang yang berbeda.

 

Makam KH Tubagus Ma’mun Abbas … ayahanda KH Tubagus Abbas Ma’mun

masjid_07_zps8rjbtz2l

 

 

Yang Pertama adalah Raden Sepat, Arsitek Majapahit yang telah berjasa merancang Masjid Agung Demak, Masjid Agung Ciptarasa Cirebon dan Masjid Agung Banten.

Arsitek kedua adalah arsitek China bernama Cek Ban Su ambil bagian dalam merancang masjid ini dan memberikan pengaruh kuat pada bentuk atap masjid bersusun 5 mirip layaknya pagoda China. Karena jasanya dalam membangun masjid itu Cek Ban Su memperoleh gelar Pangeran Adiguna.

Lalu arsitek ketiga adalah Hendrik Lucaz Cardeel, arsitek Belanda yang kabur dari Batavia menuju Banten di masa pemerintahan Sultan Haji tahun 1620, dalam status mualaf dia merancang menara masjid serta bangunan tiyamah di komplek masjid agung Banten. Karena jasanya tersebut, Cardeel kemudian mendapat gelar Pangeran Wiraguna.

Kepengurusan Masjid Agung Banten

1. Periode tahun 1975 s/d tahun 1984 oleh KH. Tb. A. Abbas Ma’mun
2. Periode tahun 1984 s/d tahun1994 oleh KH. Tb. Waseh Abbas
3. Periode tahun 1994 s/d tahun 2009 oleh KH. Tb. Fathul Adzim Chatib
4. Periode tahun 2009 s/d tahun 2014 oleh KH. Tb. A. Suaedi Bashit

 

Sultan Hasanudin, Banten
Syech Waliyuddin Pabencongan, Lippo Karawaci