cover dan isi

Dulu seorang kerabat dipercaya mengelola sebuah bioskop
di Bojonegoro, hanya ada dua bioskop di kota ini….

alhasil….
kalu liburan sekolah… saya selalu berada disini…
bak seorang cukong yang mempunyai home teater sendiri…
nonton sepuasnya….

Tiap sore dengan L300
berspeaker menggema…
ke seantero Bojonegoro…

memberikan pengumuman.. akan film yang main
dan menyebarkan poster” bioskop…

sebuah cerita masa lalu yang penuh dengan keceriaan

 

ilustrasi

dragon_kiyudi2

 

——————

 

Keliling pelosok” Bojonegoro…
menyebarkan poster” bioskop yang akan tayang….

Sepanjang perjalanan, banyak orang” yang menghadang…
sekadar menunggu lemparan poster kecil bioskop ini…
tanpa tahu mereka berniat menonton atau tidak…

Tapi banyak film yang tidak disertai dengan poster…
banyak wajah” kecewa… yang mengadahkan tangannya…
hanya saya lihat dengan rasa sedih…

Alhasil.. karena ingin membahagiakan mereka…
aku lempar poster” film usang….
Disambut dengan senyum dan gegap gempita mereka…
rasa kebahagiaan yang sebentar lewat…

yang membuat aku ditegur oleh kerabat kami…

Jangan begitu cung… (sebutan anak laki”)
Nanti mereka bingung… kalau nonton nggak sesuai posternya… 

 

Kembali saya lihat pada diri kami sendiri….

bagaimana kami bisa menolong orang…
kalau kita sendiri kesusahan… kekurangan… serba keterbatasan…

Bagaimana kami membahagiaakan orang…
apabila kami sendiri dalam kesedihan…. dalam kesendirian…

Bagaimana kami bisa membantu orang…
membantu diri sendiri saja, kami tidak bisa…

sebuah realita kehidupan….

Tapi seiring waktu…..
semua kunci” terbuka…
kebahagiaan tidak hanya berdasarkan materi (gift)….
doa… rasa… sayang… care… peduli… simpati… support, uluran… sentuhan… quality time… dll…
sebagi wujud dari itu…

Dimana ada kemauan… di situ ada jalan….
Di mana ada doa… disitu ada rejeki….

 

 

Kisah masa kecil ... genderuwo
Tetangga kami ...