Kemudahan dalam berhaji

Barusan ketemu dengan seorang teman….
Seorang reporter harian lokal….
beliau baru saja bertamu dari saudaranya yang habis pulang berhaji….

Sang kakek, …..
seumur hidupnya tak pernah terbayangkan, bisa bertamu ke Rumah ALlah….
Di Tanah Suci…
beliau hanya kerja di sebuah home industry…
Pabrik krupuk di Cirebon….

Sejak tahun 60 an,
sang kakek menabung di dalam gentong…
di dalam rumahnya…
hanya menghasilkan sekitar 6 juta rupiah…
modal untuk ke tanah suci…

 

ilustrasi

kiyudi_fly

 

Di saat dia bekerja di pabrik krupuk…
anak dari sang pengusaha krupuk, seorang wanita muda…
meminta doa restu kepada sang kakek…
untuk pergi ke tanah haji…

sang kakek langsung terjatuh….
bersujud syukur…
dan tak terasa terucap,
Ya Allah kapan aku bisa bertamu ke rumahmu…

Sang wanita muda ini, terasa tertarik dengan kata” sang kakek..
di koreklah keinginan sang kakek…

Ternyata beliau sudah lama menabung,
di ujung umurnya belum tersampaikan niatnya
untuk pergi haji….

Sang wanita ini, diperlihatkan tabungan sang kakek…
di dalam gentong, di ruang tamu rumahnya
yang di semen…..

 

Sang wanita muda ini….
langsung tersentuh….

diberangkatkanlah sang kakek ini ke tanah suci… Makkah Al KAromah…

Ketika di tanah suci…
sang kakek, bersujud syukur di depan makam Rasulullah…
Tak satupun para guard/penjaga yang bisa mengusik beliau…

bajunya basah oleh air mata…
dan banyak orang yang simpati kepada beliau….
ternyata banyak para haji yang mendapatkan kemudahan…
Naik haji dengan berbagai keunikan…. 

pesan dari sang kakek…
“Bila ALlah berkehendak…
tak akan ada satupun hal yang bisa menghalangi…. ”

Amiin

Bunian
Peternakan Rusa