Kyai Banten

Dalam suatu Pencarian…..
saya bersama seorang teman, bernama Dedy….
Dedy ini sedang mencari pekerjaan yang cocok,
Niat perjalanan ini untuk mencari pencerahan tentang kehidupan

Sampailah saya di kaki bukit kapur Banten….
Di rumah seorang agengan…. (Kyai)

Menunggu giliran untuk bertemu…
dihidangkanlah makanan di meja yang besar…
Tiap tamu diperbolehkan menikmati hidangan….
Makanan yang sederhana, tapi sangat terasa kelezatannya…
Lalapan, tempe, tahu dan ikan asin…
dan nasi hangat dan sesendok sambal…. TOOP….. 

Bertemulah saya dengan pak Kyai ini….
Di kamar itu, beliau terbaring, karena pinggangnya sakit
terlalu banyak dzikir…..
Disuruhlah kami merokok kretek GG,
tapi anehnya rokok tersebut terasa nikmat, seperti rokok 234….
iklan dikiiitttttt……..

 

ilus

431767_10151242215283322_345407607_n

 

Banyak pencerahan kami dapatkan,
begitu kami memberi uang rokok buat pak Agengan,
Beliau menanyakan ke Dedy, teman kami ini…..
“Kamu ongkos pulang ada,” kata Pak Agengan… (sambil mengembalikan amplop dari Ded)
“Ada Pak Kyai, ada…..” kata Dedy teman karibku ini…..

Begitu keluar dari rumah beliau, Dedy menggerutu: Pak Kyai tahu aja, kalau aku nggak punya duit…. hehehehehehehe….

kebetulan karena ada kelebihan dikit, saya yang mendanai perjalaln ini….. 

Dari Pak Kyai, saya mendapatkan sebuah asmak,
yang sekarang menemani dompet saya…..
dan sebotol minyak jafaron, untuk mandi berturut” selama 7 hari
pada pukul 12 malam…. hehehehehehehe.. 

Ciomas, Bogor
Keris dan Lukisan

Add a Comment